Semarak Milad XVII MI Tahassus Maarif NU Prapagkidul: Tiga Hari Penuh Syukur, Qurani, dan Haru


Alhamdulillah, rangkaian kegiatan Milad XVII MI Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul berlangsung dengan lancar, meriah, penuh khidmah, serta meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh keluarga besar madrasah dan masyarakat sekitar. Berbagai kegiatan digelar selama tiga hari berturut-turut sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan madrasah yang terus berkembang dan istiqamah dalam mendidik generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah.

Hari Pertama: Syukuran Tumpengan dan Mujahadah Asmaul Husna

Rangkaian Milad XVII diawali pada hari Jum’at, 22 Mei 2026 dengan acara syukuran tumpengan/potong tumpeng yang diikuti oleh seluruh guru, murobbi, dan karyawan MI Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul. Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.

Sebelum prosesi potong tumpeng dimulai, acara diawali dengan sambutan dari Bapak Pembina, Bapak Zuhro, M. Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan kepada seluruh guru dan karyawan agar senantiasa menjaga kerukunan, kekompakan, solidaritas, serta terus bekerja sama demi kemajuan madrasah.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ibu Kepala Madrasah, Ibu Zuliana, S. Pd., Gr. Beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membersamai perjalanan MI Tahassus hingga mampu berkembang seperti saat ini. Beliau juga menyampaikan bahwa perjalanan membangun dan membesarkan madrasah bukanlah hal yang mudah, sehingga diperlukan perjuangan, doa, dan kerja sama dari banyak pihak.

Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng. Tumpeng dipotong oleh guru tertua dan diberikan kepada guru termuda sebagai simbol estafet perjuangan, keberkahan ilmu, serta harapan agar semangat perjuangan para pendahulu dapat terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya. Setelah itu, seluruh guru dan karyawan menikmati makan bersama dalam suasana penuh keakraban dan rasa syukur.

Kegiatan syukuran ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, meningkatkan rasa memiliki terhadap madrasah, serta menumbuhkan semangat baru dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.

Pada malam harinya, Jum’at malam (malam Sabtu), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Mujahadah pembacaan 1000 kali Asmaul Husna karya KH. Amjad Al Hafidz yang dimulai setelah Isya hingga menjelang subuh.

Kegiatan ini diikuti oleh keluarga besar madrasah, wali murid, serta masyarakat sekitar madrasah. Para peserta dibagi menjadi beberapa kloter sesuai jadwal yang telah ditentukan agar pelaksanaan berjalan tertib dan khusyuk.


Mujahadah Asmaul Husna ini menjadi bentuk ikhtiar batin dan doa bersama agar MI Tahassus senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, kemudahan dalam mendidik generasi Qur’ani, serta menjadi lembaga pendidikan yang membawa manfaat bagi umat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Hari Kedua: Karnaval Becak Hias, Khotmil Qur’an, dan Pengajian

Kemeriahan Milad XVII berlanjut pada Sabtu pagi, 23 Mei 2026 dengan pawai karnaval 102 becak hias yang diikuti oleh para peserta khotimin dan khotimat Juz 30 Bil Ghoib dari siswa-siswi MI Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul.

Pawai berlangsung sangat meriah dan menarik perhatian masyarakat. Becak-becak dihias dengan berbagai ornamen kreatif dan islami sebagai bentuk rasa syukur atas capaian para siswa dalam menghafal Al-Qur’an Juz 30 Bil Ghoib.

Acara pelepasan pawai dilakukan langsung oleh Bapak Pembina, Bapak Pendiri Madrasah, KH. Amjad Al Hafidz, serta Bapak KH Ali Basirun.


Selama para khotimin dan khotimat mengikuti pawai, keluarga peserta, tamu undangan, dan masyarakat yang hadir di madrasah mengikuti pra acara berupa pembacaan Maulid Nabi yang diiringi hadroh dari MTs Ma’arif NU Megulung Kidul Pituruh. Suasana religius dan penuh kecintaan kepada Rasulullah SAW begitu terasa dalam kegiatan tersebut.

Setelah pawai kembali sampai di madrasah, acara inti Milad XVII dan Khotmil Qur’an Juz 30 Bil Ghoib resmi dimulai. Acara dibuka dengan sangat menarik oleh MC tiga bahasa dari siswi MI Tahassus yang menunjukkan kemampuan dan kepercayaan diri para siswa.


Kegiatan dilanjutkan dengan penampilan Paduan Suara Al-Hamasah MI Tahassus yang membawakan lagu Indonesia Raya, Mars Purworejo, Mars Adiwiyata, dan Mars MI Tahassus dengan penuh semangat dan kekompakan.

Acara inti berupa khotmil Qur’an Juz 30 Bil Ghoib kemudian dilaksanakan oleh 44 khotimin dan 58 khotimat bersama guru MI Tahassus. Momen ini menjadi salah satu kebanggaan besar bagi madrasah karena menunjukkan kesungguhan dalam membina generasi penghafal Al-Qur’an sejak usia dini.

Para khotimin dan khotimat juga mempersembahkan lagu “Sahabat Qur’an” yang menambah suasana haru dan penuh makna. Selanjutnya, doa khotmil Qur’an dipimpin oleh Ibu Nyai Siti Khafsoh Alhafidzoh dari Kutoarjo.

Acara dilanjutkan dengan berbagai sambutan serta penampilan dari siswa-siswi kelas Mulazamah MI Tahassus yang turut memeriahkan kegiatan. Milad XVII ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat penting.


Kegiatan semakin lengkap dengan pengajian daring bersama Ibu Nyai Hj. Nurchanah Maryam Watucongol yang memberikan tausiyah penuh hikmah kepada seluruh hadirin.

Sebagai puncak acara, kegiatan ditutup dengan Mujahadah Asmaul Husna yang dipimpin langsung oleh Sang Pengarang Nadzom, KH Amjad Al Hafidz. Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan menjadi penutup indah rangkaian kegiatan hari kedua.


Hari Ketiga: Purna Siswa Kelas VI Penuh Haru dan Prestasi

Rangkaian Milad XVII dilanjutkan pada hari Minggu, 24 Mei 2026 dengan acara Purna Siswa Kelas VI MI Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul.

Acara dibuka oleh MC dengan pembacaan Surah Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah oleh siswa MI Tahassus. Setelah itu, seluruh hadirin bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars MI Tahassus yang dibawakan oleh tim paduan suara madrasah Al-Hamasah.

Acara dilanjutkan dengan prosesi pelepasan siswa kelas VI yang menjadi salah satu momen paling mengharukan dalam kegiatan ini. Sebanyak 92 siswa secara resmi dilepas sebagai bentuk penghargaan atas selesainya masa belajar mereka di jenjang Madrasah Ibtidaiyah.


Suasana haru semakin terasa ketika siswa-siswi kelas VI mempersembahkan puisi indah untuk guru dan orang tua, dilanjutkan dengan persembahan lagu untuk guru dan orang tua. Setelah itu, para siswa menghampiri orang tua masing-masing untuk menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan doa. Banyak orang tua, guru, maupun siswa yang tampak meneteskan air mata haru dalam momen penuh cinta dan penghormatan tersebut.


Acara juga semakin meriah dengan berbagai penampilan dari siswa-siswi hebat MI Tahassus, seperti penampilan silat, tari Kencana Wingka, serta estafet pidato empat bahasa yang menunjukkan bakat dan kemampuan luar biasa para siswa.

Selanjutnya, acara diisi dengan sambutan-sambutan dari Ibu Kepala Madrasah, Bapak Pembina, perwakilan siswa kelas VI, serta perwakilan wali siswa kelas VI. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Bapak Pengawas Madrasah, KH Muhammad Arwani, S.Ag., M.A. yang memberikan sambutan sekaligus mauidzah hasanah tentang sejarah dan eksistensi madrasah dalam dunia pendidikan. Acara kemudian ditutup dengan doa oleh Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Iman, KH. Muchamim.

Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, madrasah juga memberikan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik. Penghargaan khusus diberikan kepada siswa kelas VI yang berhasil meraih nilai sempurna 100 pada Ujian Madrasah sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan kesungguhan mereka selama belajar.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan drama “Ande-Ande Lumut” yang dibawakan oleh siswa kelas VI. Penampilan tersebut berhasil memukau dan mendapatkan apresiasi hangat dari para tamu undangan serta wali murid yang hadir.


Acara kemudian ditutup dengan penampilan bernyanyi bersama seluruh siswa kelas VI serta mushafahah bersama anak-anak kelas 6 dan wali siswa dengan segenap Bapak/Ibu Guru dan Murobbi serta karyawan yang menjadi penutup manis sekaligus penuh kenangan dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Rangkaian kegiatan Milad XVII MI Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul berjalan dengan lancar, meriah, penuh hikmah, serta menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah, meningkatkan semangat perjuangan, dan memperkokoh komitmen madrasah dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul, berprestasi, dan berakhlakul karimah.

Artikel lainnya
MI Tahassus Peroleh Juara I Lomba Bacaan Sholat
MI Tahassus kembali memperoleh prestasi, melalui ananda Sofia N yang mendapat peringkat I dalam rangka lomba bacaan sholat tingkat Kabupaten yang diselenggarakan oleh IPPNU
PPDB MI Tahassus Prapagkidul
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) merupakan langkah awal dalam bidang pendidikan yang menjadi agenda rutin tiap tahunnya dengan dua mekanisme yaitu luar jaringan (offline) dan dalam jaringan (online).
Pelatihan Website bagi Guru Madrasah
Madrasah Ibtidaiyah Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul mengadakan pelatihan pengelolaan website bagi guru madrasah pada Sabtu (21/01/23). Pelatihan ini berguna untuk meningkatkan kualitas keterampilan guru dalam menghadapi tantangan 5.0.
Mengintip Kegiatan Tasmi Program Mulazamah
Tahfidz Qur’an adalah sebuah program kegiatan unggulan yang dimiliki oleh MI Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul. Kegiatan menghafal Al-Qur’an menjadi sebuah budaya bagi seluruh warga sekolah, dimana setiap pagi terdengar lantunan ayat-ayat Al-Quran
Mars MI Tahassus Ma arif NU Prapagkidul
Lirik Lagu Mars MI Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul Insan berbudi dan berakhlak mulia Bertakwa pada Allah Ta’ala Menjadi anak yang sholih dan sholihah Pribadi Akhlussunah Wal Jama’ah Menjaga ukhuwah menegakkan syariat Menghafal Al Qur’an mengamalkan isinya
Semangat Kontingen MI Tahassus untuk Porsema
Kontigen MI Tahasus Ma’arif NU Prapagkidul (08/02/23) Pekan Olah Raga dan Seni Maarif (Porsema), merupakan kegiatan yang diselenggarakan dua tahun sekali mulai dari tingkat Kecamatan sampai tingkat pusat. Tujuan diadakannya kegiatan Porsema adalah sebagai
Menyongsong Abad ke dua NU bersama MI Tahassus Prapagkidul
Kegiatan Menyongsong Abad ke-2 NU MI Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul
Study Banding MI Tahassus ke MIN 2 Sukoharjo
Study Banding ke MIN 2 Sukoharjo pada Rabu (15/02/23) Purworejo- MI Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul mengadakan kegiatan Study Banding ke MIN 2 Sukoharjo pada Rabu (15/02/23). Kegiatan ini dalam rangka mengenal dan mempelajari program terkait kurikulum, ke
Mujahadah Rutin MI Tahassus
Secara bahasa arti mujahadah adalah bersungguh-sungguh, berjuang, berperang melawan musuh. Secara istilah mujahadah juga sering diartikan sebagai orang yang berusaha dengan sungguh-sungguh dan mengerahkan segala kemampuan untuk melawan musuh dengan tangan
Artikel

Ragam Artikel